tukang bangunan

Jika Anda berencana untuk membangun atau merenovasi rumah, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan. Pertama, pahami dasar-dasar proses pembangunan rumah dan cara menyewa kontraktor atau tukang bangunan yang tepat untuk proyek Anda.

Kedua, cari tahu berapa biaya bahan-bahan yang dibutuhkan dan biaya tukang yang terlibat dalam membangun rumah Anda secara lengkap. Ketiga, lihatlah berapa banyak tabungan yang Anda miliki saat ini dan apakah itu cukup untuk biaya pembangunan atau tidak.

Jika dana Anda ternyata kurang, pikirkan apakah Anda ingin mengubah konsep/desain rumah atau melakukan pinjaman dana. Sebagai informasi untuk Anda, berikut adalah daftar lengkap upah tukang bangunan di tahun 2020.

Upah Tukang Bangunan Borongan dan Harian

Ongkos tukang bisa dihitung harian atau borongan, tergantung kesepakatan. Perbedaan dari keduanya adalah sebagai berikut:

Tukang Harian

Jika Anda memilih sistem upah harian, keuntungan pertama yang Anda dapatkan adalah tukang akan bekerja terus alias lebih rajin, karena pekerjaan dihitung per hari. Artinya, proyek pembangunan bisa selesai lebih cepat atau setidaknya sesuai deadline.

Keuntungan lainnya adalah Anda bisa berhenti menggunakan jasa tukang kapan saja. Jika pekerjaan tukang tidak sesuai dengan kemauan Anda dalam tiga hari misalnya. Anda bisa memutus kerja sama dan mengganti dengan tukang lainnya.

“Baca Juga : Cara Renovasi Rumah Subsidi Agar Tidak Mahal

Upah tukang memang bervariasi, tergantung pada wilayah dan tingkat keahlian yang dimiliki, tapi secara umum, upah harian tukang berkisar antara Rp 100.000-Rp 150.000.

Tukang Borongan

Sistem borongan memiliki 2 pola ongkos, yaitu ongkos tenaga dan ongkos borongan keseluruhan. Sistem ongkos tenaga borongan berarti Anda cukup membayar ongkos tukangnya saja, sedangkan material bangunan harus Anda persiapkan sendiri.

Berbeda dengan upah borongan secara keseluruhan, bedanya adalah Anda membayar upah tukang+total harga bahan bangunan yang akan disiapkan oleh mandor/tukang. Untuk daftar upahnya adalah sebagai berikut:

Tahap Pekerjaan Jenis Pekerjaan Upah Borongan
Persiapan Pembersihan lahan Rp 10.000 per m2
Bouwplank Rp 30.000 per m
Pekerjaan pemagaran Rp 33.000 per m
Direksikit Rp 50.000 per m2
Pemagaran Galian tanah pondasi Rp 90.000 per m3
Pasang batu kali Rp 100.000 per m3
Uruk tanah leveling lantai Rp 67.000 per m3
Lantai kerja Rp 30.000 per m2
Pekerjaan beton bertulang Beton sloof Rp 60.000 per m
Beton bertulang ring balok Rp 60.000 per m
Bekisting ring balok Rp 50.000 per m
Bekisting kolom praktis Rp 45.000 per m
Bekisting balok dak Rp 50.000 per m
Pekerjaan pasang bata Bata merah Rp 40.500 per m2
Batako Rp 32.000 per m2
Pekerjaan plafon Rp 20.000-Rp 45.000 per m2
Pekerjaan keramik Rp 33.000 –  Rp 68.000 per m

Upah Tukang Bangunan Memiliki Keahlian Khusus

Upah masing-masing tukang sesuai dengan jenis pekerjaannya adalah sebagai berikut:

Jenis Pekerjaan Upah Per Hari
Mandor/pengawas Rp 195.000
Pekerja Rp 160.000
Tukang gali Rp 150.000
Kepala tukang batu Rp 185.000
Tukang batu Rp 165.000
Tukang gali Rp 170.000
Kepala tukang kayu Rp 185.000
Tukang kayu Rp 167.000
Kepala tukang cat Rp 184.000
Tukang cat Rp 167.000
Kepala tukang besi Rp 180.000
Tukang besi Rp 160.000
Tukang babat rumput Rp 150.000
Tukang pasang pipa Rp 160.000
Kepala tukang pasang pipa/ledeng Rp 170.000
Instalasi Rp 185.000
Pembantu instalasi Rp 165.000
Operator alat berat Rp 195.000
Pembantu operator Rp 165.000
Tukang las Rp 165.000

Upah Tukang Bangunan Biasa/Pemula

Anda bisa menggunakan tukang biasa/pemula yang upahnya lebih rendah, jika anggaran Anda terbatas. Harganya yaitu sekitar Rp 80.000-Rp 95.000 per hari dengan jam kerja 7 jam. Untuk tukang gali tanah, upahnya berkisar antara Rp 120.000-Rp 150.000, dan tukang kayu mulai dari Rp 100.000 sampai Rp 140.000.

“Baca Juga : Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah Yang Benar

Rekomendasi Tukang Bangunan Berpengalaman

Mencari tukang yang berpengalaman memang tidak mudah. Berpengalaman saja juga tidak cukup, Anda harus memilih yang ulet dan jujur. Agar tidak salah pilih, sebaiknya Anda meminta rekomendasi dari orang-orang terdekat yang pernah mempekerjakan tukang profesional.

Daftar upah tukang bangunan di atas hanyalah gambaran umum untuk membantu Anda mengelola anggaran pembangunan atau renovasi bangunan. Jika Anda tinggal di kota besar (misalnya Jakarta), upah tukang bisa jadi lebih mahal. Begitu juga sebaliknya, upah tukang di pedesaan mungkin lebih murah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami whatsapp
%d blogger menyukai ini: